BREAKINGNEWS.CO.ID - Timnas pelajar U-18 Indonesia sukses merebut peringkat ketiga dalam Kejuaraan Sepak Bola Pelajar Asia U-18 (Asian Schools Football Championsip). Hal tersebut dipastikan setelah Timnas Pelajar U-18 Indonesia mengalahkan tim Korea Selatan lewat drama adu penalti dengan skor 6-4.

Final perebutan peringkat tiga yang berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (23/11/2019) tersebut diwarnai banjir kartu kuning. Total ada tujuh kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit asal Thailand, Sakarin Samaksaman. Empat untuk Korea Selatan dan tiga untuk Indonesia.

Banjir kartu kuning terjadi setelah tensi pertandingan mulai meningkat di babak kedua yang ditandai dengan aksi-aksi tekling keras antar pemain dari kedua tim.

Timnas Pelajar Indonesia U-18 unggul lebih dulu lewat gol yang dicetak mantan pemain Timnas U-19, Muhammad Supriadi pada menit 18 babak pertama. Gol diawali dengan aksi menawan Christiam Robertus Rumbiwak yang berhasil menerobos lini pertahanan Korea. Dengan cerdik pemain asal Papua ini mengecoh dua bek Korea dan langsung melakukan tembakan ke arah gawang dari sisi kiri pertahanan tim Negeri Ginseng. Bola yang meluncur ke arah gawang langsung disambar dan dilesakkan oleh Supriadi yang bergerak cepat di sisi kanan pertahanan Korea. 1-0 untuk keunggulan Indonesia. Skor tak berubah hingga berakhirnya pertandingan babak pertama.

Memasuki babak kedua Timnas Pelajar U-18 Indonesia dikejutkan dengan gol balasan Korea Selatan pada menit ke-42. Gol dicetak oleh gelandang bernomor punggung 13, Kim Gang Bin. Skor imbang 1-1 yang bertahan hingga babak kedua usai.

Di babak tambahan waktu 2x10 menit, kedua tim silih berganti melakukan serangan. Akan tetapi sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap sama kuat 1-1.

Alhasil laga pun harus dituntaskan dengan babak adu penalti. Beruntung, para algojo Indonesia yang mendapat giliran duluan, semuanya berhasil menunaikan tugasnya dengan baik. Mereka adalah Komang Teguh Trisnanda, Fadhil, Ikhwan Ali Tanamal, Adam, dan Supriadi. Sedangkan penendang pertama Korsel dapat ditahan kiper Sabda Yoga.

Puas

Ditemui usai laga, Pelatih Timnas Pelajar U-18 Indonesia, Bambang Warsito mengaku puas dengan performa yang ditampilkan skuat besutannya pada laga perebutkan peringkat ketiga melawan Korea Selatan

"Tetap bersyukur dengan capaian anak-anak. Dan puas dengan performa yang mereka tampilkan. Apalagi kita tahu semua mereka hanya memiliki waktu istirahat yang singkat setelah pertandingan babak semi final lawan Malaysia kemarin malam," kata Bambang Warsito.

"Memang kondisi anak-anak sudah sangat terkuras. Karena itu fokus saya lebih bagaimana mengangkat mental mereka setelah dikalahkan Malaysia. Kita baru sampai hotel jam 3 dini hari. Tadi pagi tidak sempat sarapan hanya makan roti dan pisang. Namun dengan motivasi tinggi dan harga diri bangsa, kami tidak mau kalah. Kita tunjukkan bahwa kita bisa," pungkas pelatih dari Sekolah Khusus Olahraga Ragunan Jakarta ini.