Jakarta --Kerusuhan di tahanan Mako Brimob pada Selasa (8/5/2018) telah menarik perhatian banyak public. Tak terkecuali Ketua DPR RI Bambang Soestayo. Terkait kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, yang diduga karena serangan dari narapidana kasus terorisme serta adanya upaya untuk merebut senjata dari anggota Brimob membuat  Ketua DPR prihatin.

Selanjutnya Bamsoet meminta Komisi III DPR mendorong Kepolisian untuk mengusut tuntas dan mengungkapkan secara detail penyebab dan kronologi terjadinya kerusuhan, serta memperketat pengamanan dan pengawasan di Mako Brimob dan sekitarnya.

“Saya juga meminta Komisi III DPR mendorong Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk melakukan evaluasi terhadap rasio jumlah sipir yang tidak berbanding lurus terhadap jumlah tahanan guna mengantisipasi terulangnya kerusuhan di dalam lapas,” ungkap Bamsoet.

Selanjutnya ia juga meminta Komisi III DPR mendorong Kemenkumham untuk lebih meningkatkan program-program pembinaan tahanan yang berkaitan dengan kerohanian dan keterampilan, serta meningkatkan kewaspadaan dan keamanan terhadap setiap tahanan.

“Saya juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi dan menyebarkan berita yang belum dikonfirmasi kebenarannya,” ujar Bamsoet.