BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengingatkan kepada semua anggota DPR RI untuk menggunakan waktu secara optimal. Hal tersebut dikatakan Bambang mengingat tak sedikit anggota Dewan yang menyibukkan diri ke Dapil masing-masing. 
 
"Saya ingin mengingatkan kita semua, karena bulan-bulan ke depan adalah bukan-bulan politik, dimana para anggota Dewan yang mencalonkan kembali akan sangat disibukkan dengan perjuangan di daerah pemilihannya masing-masing," ujar Bambang dalam pidatonya di rapat paripurna pembukaan masa persidangan III tahun sidang 2018-2019 di Ruang Rapat Paripurna DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (7/1/2018). 
 
"Mari kita atur manajemen waktu kita dengan sebaik-baiknya, gunakanlah waktu di akhir pekan secara optimal untuk turun ke dapil masing-masing. Sedangkan hari-hari kerja tetap digunakan untuk menyelesaikan tugas-tugas sebagai anggota Dewan yang terhormat," tambahnya. 
 
Bambang juga mengajak anggota DPR RI supaya menyongsong Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 dengan riang gembira sebagai festival kedaulatan rakyat. 
 
Pemilu kata Bambang bukan ajang untuk saling melemahkan, apalagi saling menjatuhkan, melainkan ajang untuk memperkuat kebersamaan dan persaudaraan kita sebagai bangsa.  
 
"Kami mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan suasana yang sejuk dan damai, jauh dari rasa permusuhan dan pertentangan," katanya. 
 
"Kepada kedua tim kampanye Capres-Cawapres kami menghimbau hendaknya bisa menahan diri, mari kita utamakan kampanye yang berkualitas, adu gagasan, dan adu program, demi terwujudnya kemakmuran dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia," tambahnya. 
 
Sementara kepada penyelenggara Pemilu, Bambang menghimbau untuk tetap menjaga netralitas, independensi, dan profesionalismenya,  supaya Pemilu 2019 benar-benar berjalan dengan jujur, adil, dan damai sesuai harapan. 
 
"Keberhasilan kita menjalankan Pemilu secara damai untuk kesekian kalinya, akan menempatkan Indonesia sebagai kampium demokrasi baru yang diakui oleh dunia," tegasnya. 
 
Bambang pun membacakan dua bait pantun menutup pidatonya. 
 
“Bila kembang di taman tampak layu,
Segera siram agar kembali indah.
Ajak semua masyarakat peduli pemilu,
Agar terpilih pemimpin yang amanah.”
 
“Sepasang burung terbang serasi,
Tampak melintas dibalik awan.
Pemilu ibarat pesta demokrasi,
Kompetisi jangan merusak persatuan.”