BREAKINGNEWS.CO.ID–Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia Komjen Pol.Syafruddin mengaku puas dengan persiapan atlet Indonesia dalam menghadapi Asian Games XVIII/2018 yang secara digelar mulai 18 Agustus mendatang. Syafruddin yang juga wakapolri menegaskan bahwa kontingen Indonesia yang dipimpinnya siap memperjuangkan pencapaian target menembus peringkat 10 besar pada perebutan medali dari pesta olahraga empat tahunan terbesar bangsa-bangsa Asia tersebut.

"Saya percaya kepada perjuangan yang akan dilalukan oleh seluruh atlet. Saya yakin bahwa mereka tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk membela nama bangsa dan negara ini," demikian antara lain disampaikan CdM Komjen Pol.Syafruddin seusai acara pengukuhan.

Ia juga tak luput menyampaikan terimakasihnya kepada insan media yang selama ini dinilainya telah memberi kontribusi besar untuk meningkatkan motivasi dan semangat juang dari para atlet.

Pengukuhan kontingen Indonesia dilakukan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, didampingi Menpora Imam Nahrawi dan Ketua KOI Erick Thohir. CdM kontingen Indonesia Komjen Pol.Syafruddin pada kesempatan itu antara lain melaporkan kesiapan dari seluruh atlet.

Dilaporkan, atlet tertua dalam kontingen Indonesia adalah atlet cabor bridge Bambang Hartono, kelahiran 2 Oktober 1939 sehingga usianya kini 79 tahun. Bambang Hartono adalah pendiri dinasti Djarum, yang sejak lama memang mendukung pengembangan olahraga bridge. Untuk atlet termuda, Aliqqa Novvery, atlet cabor skateboard, kelahiran 2 April 2009, dengan demikian usianya baru sembilan tahun.

Asian Games XVIII/2018 secara resmi dimulai 18 Agustus melalui prosesi pembukaan megah di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, dan berlangsung hingga 2 September, di Jakarta dan Palembang. 

Acara pengukuhan kontingen Indonesia dihadiri pula oleh sebagian besar dari pimpinan 40 cabang olahraga yang dikompetisikan. Meski pengukuhan kontingen hanya diwakili oleh sekitar 350 dari total 1383 atlet dan ofisial dalam kontingen Indonesia, namun hal itu tidak mengurangi kesemarakan acara. Di Asian Games 2018 ini jumlah atlet Indonesia adalah 938 orang, bertanding di 40 cabang olahraga. Bila ditambah skuad manajemen, tenaga pendukung, dan pelatih, kontingen Indonesia total berjumlah 1.383 orang. Pada Asian Games 2014, Indonesia bertengger di peringkat ke-17 setelah mendulang empat medali emas, lima medali perak, dan 11 medali perunggu.

Masyarakat Indonesia jelas menaruh harapan yang besar kepada para atlet yang berjuang demi mengharumkan nama bangsa di perhelatan akbar multievent tersebesar di benua Asia ini.  CdM kontingen Indonesia Komjen Pol.Syafruddin menyebutkan, momentum pengukuhan memiliki makna yang sangat penting, terutama menanamkan nilai-nilai kebangsaan yang akan dipegang oleh seluruh atlet yang mengemban tugas untuk berjuang dan berprestasi di Asian Games 2018.

“Pengukuhan dan pelepasan Tim Indonesia merupakan momen yang sangat sakral bukan hanya bagi atlet-atlet kita, namun juga bagi seluruh elemen bangsa. Setiap tarikan nafas dan cucuran peluh para atlet merupakan usaha keras seluruh masyarakat Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa dan mengangkat merah putih lebih tinggi di hadapan bangsa-bangsa di Asia,” ucap Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia Erick Thohir. Ia juga menambahkan bahwa target yang perlu diperjuangkan di Asian Games 2018 adalah meraih peringkat 10 besar, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

Upacara ditutup dengan sebuah kejutan dari seluruh atlet dan ofisial yang dikukuhkan. Para atlet bernyanyi dan melakukan gerak tari yang diiringi oleh lagu Meraih Bintang, salah satu Official Theme Song Asian Games 2018 yang dinyanyikan oleh Via Vallen. Bahkan Menko Puan dan Menpora pun turut masuk dalam barisan untuk menari bersama para atlet. Aksi ini jelas mengundang senyum dan gelak tawa para undangan yang hadir, namun pada saat yang bersamaan, turut membakar semangat para atlet.

“Raih peringkat 10 besar bukanlah sebuah target yang mudah untuk dicapai, namun membutuhkan perjuangan yang luar biasa. Ini adalah misi bangsa, mari kita dukung seluruh atlet kita yang berjuang,” pungkas Erick Thohir.