BREAKINGNEWS.CO.ID - Angkatan Udara Israel dilaporkan menyerang sebuah basis pejuang Hamas di Jalur Gaza, Palestina pada Rabu (20/2/2019). Hal tersebut sebagai aksi balasan terhadap Hamas yang mengirimkan sejumlah balon udara berisikan gas pembakar ke perbatasan.

"Di siang hari, balon-balon berisi gas pembakar teridentifikasi telah dikirimkan dari Jalur Gaza ke wilayah Israel," bunyi pernyataan militer Israel seperti dikutip AFP, Kamis (21/2). "Sebagai respons, pesawat Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menargetkan sebuah basis militer Hamas di selatan Gaza," militer Israel menambahkan.

Sementara itu, seorang sumber keamanan Palestina di Gaza menuturkan jet tempur Israel menembakkan tiga roket ke sebuah pos pemantau dan lahan pertanian di sebelah timur kamp pengungsi Bureij. Meskipun menyebabkan kerusakan, sumber itu menyampaikan serangan udara Israel tidak menelan korban jiwa. Serangan Israel terhadap Hamas ini merupakan yang pertama sejak Januari 2019 lalu.

Kedua belah pihak semlat terlibat perang sebanyak tiga kali sejak 2008 lalu. Ketegangan antara Hamas dan Israel kembali memanas sejak Maret 2018 lalu ketika warga Palestina berkumpul di perbatasan dengan Israel untuk menyelenggarakan demonstrasi besar-besaran. Demonstrasi tersebut tidak jarang berakhir dengan bentrokan antara tentara Israel dan warga Palestina. Setidaknya 250 warga Palestina tewas di tangan Israel sejak demonstrasi itu berlangsung. Sementara itu, dua tentara Israel tewas dalam periode yang sama.