BREAKINGNEWS.CO.ID - Bekraf atau Badan Ekonomi Kreatif Indonesia dibawah pimpinan Triawan Munaf, memang ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo untuk mengawasi pertumbuhan ekonomi industri kreatif. Bekraf merumuskan strategi untuk menampilkan karya kreatif terbaik Indonesia yang menempatkan Indonesia pada peta kreatif global.

Seperti tahun sebelumnya yang diadakan di New York, Bekfraf mengumumkan panggilan terbuka untuk talenta yang muncul dalam keahlian, yang produknya asli, buatan tangan, bertanggung jawab terhadap lingkungan, dan sepenuhnya Indonesia dan dibuat dengan sumber daya Indonesia oleh pengrajin Indonesia.

Bekraf memiliki fungsi untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk dan jasa ekonomi kreatif Indonesia. Dari enam belas subsektor yang didukung oleh Bekraf, subsektor fesyen merupakan salah satu dari tiga subsektor unggulan yang memberikan konstribusi besar Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

Bekraf kembali mengusung 5 label lokal yang terpilih berdasarkan hasil kurasi, yaitu: Elhaus, Monstore, Paradise Youth Club, Potmeetspopdenim, dan Oldblue Co. Mereka akan mengikuti event trade show Agenda 2018 yang akan dilaksanakan di Long Beach, California, Amerika Serikat pada tanggal 28 - 30 Juni 2018.

“Keikutsertaan ini mencerminkan salah satu upaya Bekraf untuk terus meningkatkan fesyen sebagai sektor unggulan Bekraf di Indonesia,” ujar Deputi Pemasaran Bekraf, Joshua Puji Mulia Simanjuntak.

Menurut data Outlook Ekonomi Kreatif 2017 yang diterbitkan oleh Bekraf, sub sektor fesyen merupakan salah satu sub sektor ekraf dengan nilai pendapatan terbesar (tahun2016) yaitu sejikai Rp 166 triliun atau berkontribusi sebesar 18.01 persen terhadap PDB Ekraf.

Secara umum, nilai ekspor produk fesyen Indonesia pada 2015 mencapai 10,90 miliar US Dollar atau setara Rp 153,6 triliun ,meningkat sebesar 1,84 persen dibandingkan ekspor di tahun 2014 dan memberikan kontribusi sebesar 54,54 persen terhadap total nilai ekspor sektor ekraf. Nilai tersebut menjadikan sub sektor fesyen sebagai salah satu industri yang sangat penting bagi ekonomi kreatif.

Negara tujuan ekspor terbesar produk fesyen Indonesia adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor 943,6 juta US Dollar atau setara Rp 13,3 miliar dan Jerman dengan nilai ekspor 701 juta US Dollar atau setara Rp 9,9 triliun. Komoditas terbesar produk fesyen ke Amerika Serikat berasal dari industri pakaian jadi dari tekstil.