BREAKINGNEWS.CO.ID - Shinta Danuar, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang mengalami kelumpuhan selama 4 tahun di Taiwan, saat ini telah kembali ke Tanah Air dan bertemu dengan keluarganya. Kepulangan Shinta sendiri tak lepas dari peran dari Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi yang berhasrat untuk memulangkan Shinta dengan kerja sama dengan pemerintah terkait tentunya.

Upaya itu pun mendapatkan sambutan dari keluarga Shinta. Ahmadi, yang merupakan ayahanda Shinta pun merasa bersyukur. Kepada seluruh pihak yang terlibat, dirinya pun mengucapkan terima kasih yang tak terhingga.

"Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak, kepada pemerintah, Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi, khususnya Bu Titiek yang telah menjembatani istri saya (ke Taiwan), bahkan Bu Titiek juga ke Taiwan nengok anak saya, dan ikut mengupayakan kepulangannya. Dan Alhamdulillah hari ini anak saya sudah dipulangkan," kata Ahmadi, saat ditemui wartawan disela-sela acara syukuran terkait kepulangan Shinta di Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (29/11/2018).

Terpisah, Titiek juga bersyukur jika Shinta sudah kembali berkumpul dengan keluarganya, terutama dengan anaknya Shinta.

"Alhamdulillah, puji syukur hari ini Shinta sudah dibawa pulang ya ke Tanah Air dan bisa berkumpul dengan keluarganya, anaknya ya yang terutama. Jadi kami bersyukur bahwa upaya kami untuk memulangkan Shinta bisa terwujud dalam bentuk himbauan kepada pemerintah terkait," ujarnya.

Untuk itu, Titiek pun berharap jika Shinta segera pulih dari sakitnya. Dirinya pun menilai jika Shinta dibawa pulang agar ditangani lebih baik.

"Mudah-mudahan disini bisa ditangani lebih baik sehingga dia (Shinta) bisa sehat kembali. Karena selama disana keadaannya cukup memprhatinkan lah. Jadi saya merasa sedih banget gitu. Harapan saya waktu itu mudah-mudahan cepat pulang dan disini kan ada keluarganya bisa diurus walaupun kelumpuhannya berat untuk disembuhkan," terangnya.

"Tetapi paling tidak dia bisa senang, bisa berkumpul kembali dengan keluarganya. Dan keluarganya juga bisa mengurusi Shinta, imbuh Titiek yang juga penggagas Rumah Aspirasi Prabowo-Sandi itu.

Seperti diiberitakan sebelumnya, Shinta Danuar dirawat di Unit Perawatan Intensif Rumah Sakit Pinghe Hsincu, Taiwan, sejak 31 Desember 2014 lalu, atau hanya 9 bulan sejak mulai bekerja. Shinta dirawat karena didiagnosa terserang virus di tulang belakang yang menyebabkan kelumpuhan dan infeksi.