BREAKINGNEWS.CO.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (23/12/2019),  pagi bergerak menguat 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp13.968 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.978 per dolar AS.

Kondisi serupa juga terjadi di lantai bursa. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penguatan  sebesar  25,3 poin atau 0,4 persen ke posisi 6.309,67 saat transaksi awal pekan bermula.

Pada awal pembukaan perdagangan, IHSG berada di level tertinggi 6.310,67 dan terendah di 6.291,37.

Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah di Jakarta, Senin, mengatakan, aktivitas bursa dalam pekan ini terbatas seiring libur panjang.

"Demikian juga dengan pelaku pasar yang diperkirakan cenderung mulai menurun aktivitasnya menyongsong libur akhir tahun. Untuk itu IHSG diperkirakan bergerak "mixed", meski masih berpotensi menguat," ujar Alfiansyah.

Sebanyak 123 saham menguat yang mendorong IHSG ke zona hijau. Sedangkan 47 saham melemah dan 132 saham diam di tempat.

Adapun total frekuensi di awal perdagangan saham 11.912 kali dengan volume perdagangan 111,9 juta saham. Nilai transaksi harian saham Rp 162,2 miliar.

Investor asing jual saham Rp 13,44 miliar di pasar reguler dan posisi rupiah di angka 13.970 per dolar AS.

Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor di zona merah yaitu sektor aneka industri yang turun 1,24 persen. Disusul sektor manufaktur yang melemah 0,39 persen dan sektor barang konsumsi yang melemah 0,29 persen

Sedangkan sektor yang menguat yaitu keuangan yang naik sebesar 0,61 persen. Disusul sektor pertambangan yang naik 0,55 persen dan sektor pertanian yang menguat 0,44 persen.