BREAKINGNEWS.CO.ID - Aktor sekaligus presenter Augie Fantinus resmi ditahan penyidik Reskrimsus Polda Metro Jaya pada Jum'at (12/10/2018) malam, Augie Fantinus dijerat pasal 310 KUHP tentang akibat pencemaran nama baik. Penahanan dilakukan setelah bukti-bukti yang dimiliki polisi telah lengkap.

Polisi menyampaikan penahanan Augie terkait penyebaran video dugaan praktik pencaloan tiket Asian Para Games oleh oknum polisi. "Public figure harusnya punya etika dan menjadi contoh. Ini jadi pengalaman dan contoh kepada masyarakat kalau tidak benar, jangan disampaikan di media online," ujar Kabid Humas Polda Metro Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono.

Semua berawal dari SD Tarakanita hendak membeli tiket pertandingan bola basket Asian Para Games. Karena loket penuh kerumunan orang dan para guru membawa anak-anak cukup banyak, pihak sekolah meminta tolong pada polisi untuk dibelikan tiket masuk.

“SD Tarakanita meminta tolong kepada polisi membelikan 100 tiket. Tiket pun kemudian diperoleh oleh SD Tarakanita," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Raden Prabowo Argo Yuwono.

Saat ada kelebihan tiket sebanyak lima lembar, pihak sekolah minta petugas mengembalikannnya untuk diganti uang (refund). Namun, ternyata tidak bisa.

Saat berada di lokasi pembelian tiket, Augie mendadak terkejut karena ditawarin tiket oleh oknum polisi. Karena merasa polisi ini menjadi calo tiket Asian Para Games, Augie pun merekam video tindakan dari polisi tersebut dan mengunggahnya pada instagram pribadinya.

"Gua kecewa dan emosi dengan kejadian ini!!! Polisi yg seharusnya tugas menjaga dan melyani masyarakat justru oknum polisi ini jadi calo!! Ini oknum!!", ungkap Augie lewat akun instagrammnya.

Tidak terima dengan ungkapan Augie, polisi tersebut melaporkan tindakan Augie ke polisi. Polisi yang terdapat di rekaman video Augie ini juga melakukan pembelaan, dia membantah telah menjadi calo tiket, ia hanya sedang membantu rombongan SD refund tiket, tapi saat itu ticket box tutup.

Akibat perbuatannya ini, Augie dijerat atas kasus pencemaran nama baik dan ITE dan mendapat ancama penjara 6 tahun. Sayang, Augie tidak mau menggunakan pengacara untuk mendampingginya dalam kasus ini.