BREAKINGNEWS.CO.ID - Perkumpulan Bulutangkis (PB) Mutiara Cardinal Bandung kembali menggelar penjaringan bibit pemain potensial untuk dibina menjadi bintang. Lewat ajang bertajuk Audisi Mutiara Cardinal 2020, klub yang lahir tahun 1967 ini giat mencari bibit-bibit pebulutangkis andal untuk melapis Gregoria Mariska Tunjung.

Tahun ini sebanyak 450 pemain cilik dari berbagai kota di Tanah Air mengikuti audisi. Mereka, di antaranya berasal dari Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pontianak, Kutai Kartanegara, Sidrap, Parepare, Makassar, Manado, Gorontalo, Dompu, dan kota-kota di Jawa.

Mereka mengikuti sejumlah tahap tes yang berlangsung selama seminggu di GOR PB Mutiara Cardinal, Babakan Cibereum 55, Bandung, 12-18 Januari 2020. Bibit yang diseleksi kali ini dikhususkan bagi pebulutangkis cilik kelahiran tahun 2005 hingga 2009.

“Dari sisi kuantitas, memang jumlah peserta audisi kali ini menurun. Penurunan ini disebabkan karena berbagai faktor. Di antaranya, kami sebelumnya juga sudah menggelar audisi dengan jemput bola langsung ke Tasikmalaya dan Cirebon yang diikuti ratusan pemain,” kata ketua panitia audisi, Umar Djaidi.

Sebagai komparasi, tahun lalu sebanyak 650 peserta mengikuti audisi. Dari jumlah tersebut, klub yang dulu bernama Blue White dan melahirkan nama-nama tenar seperti Tan Joe Hok, Chrsitian Hadinata, Atik Jauhari, Imelda Wiguna, Heryanto Saputra, Ivana Lie dkk., ini berhasil merekrut 40 pemain untuk dibina menjadi pemain andal.

Usai menjalani tes ketrampilan, peserta yang lolos di babak awal penjaringan, kelak akan dikarantina. Selama mengikuti seleksi lanjutan, mereka akan dinilai lagi dengan diadu dengan pemain-pemain klub. Selain itu, mereka juga menjalani tes kemampuan fisik, kesehatan, mental, dan semangat.

Dengan segala romantikanya, klub yang dipimping Tony Tjahyadi ini berusaha tetap eksis di Tanah Air. Berkat polesan klub, lahir Gregoria Mariska yang menjadi Juara Dunia Junior 2017. Selain itu, tercatat dua kali Mutiara Cardinal menjadi juara beregu putri Superliga 2017 dan 2019.

“Saya memang ingin bergabung dengan klub Mutiara Cardinal. Ingin seperti Kak Gregoria Mariska,” ujar Firda Rency, peserta audisi asal Solo ini.

Menurut Ketua Harian Mutiara Cardinal, Sian Sugiarto, menyangkut berapa banyak yang akan direkrut, semuanya tergantung bagaimana kualitas peserta audisi. “Setiap audisi, kami tidak pernah memasang kuota. Yang penting kualitas bukan kuantitas. Karena pemain cilik yang kami cari adalah yang benar-benar berkualitas agar kelak bisa menjadi juara-juara dunia,” tambah Sian. (*)