JAKARTA - Legenda Timnas Indonesia, Ponaryo Astaman, memprediksi Atletico mampu menaklukkan Marseille pada partai Final Piala Europa di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Kamis (17/5/2018).

Alasannya, Los Colchoneros merupakan salah satu klub besar yang memiliki kekuatan di Eropa. Apalagi, mereka telah dua kali menyabet trofi kompetisi strata kedua klub-klub Benua Biru. Yang pertama  pada final 2009/2010, Atletico sukses mengalahkan Fulham dengan skor 2-1.
 
Lalu pada final Liga Europa pada 2011/2012, Atletico Madrid menyudahi perlawanan Athletic Bilbao 3-0. "Sebernarnya saya tidak terlalu mengikuti Liga Europa. Tapi, kalau saya boleh memprediksi, Atletico keluar sebagai juara," kata Ponaryo kepada Breakingnews.co.id.
 
General Manager Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) itu menambahkan, Sejatinya, Atletico tempatnya adalah di Liga Champions. Mereka hanya terpeleset sehingga finis di urutan ketiga pada fase grup. Selain itu, di kompetisi domestik, pasukan Diego Simeone itu berpeluang besar mengakhiri La Liga di urutan kedua di bawah Barca.
 
"Atletico ke final juga menyingkirkan lawan yang cukup sulit yaitu Arsenal. Mereka musim ini di Liga Spanyol juga hanya kalah dari Barcelona. Sementara Marseille belum mampu bersaing dengan PSG," tuturnya.
 
Lebih lanjut, Popon, begitu sapaan akrabnya, menebak skor 2-1 akan menjadi akhir pertandingan,"Iya, untuk Atetico," pungkasnya.