JAKARTA - Penyerang Atletivo Madrid, Antoine Griezmann menjadi tokoh utama keberhasilan Los Colchoneros meraih gelar juara Liga Europa. Pada laga final yang dilangsungkan di Groupama Stadium, Lyon, Kamis (17/5/2018), pemain Timnas Pranci itu mencetak dua gol.

Bagi Griezmann ini adalah trofi bergengsi pertama yang ia dapatkan sepanjang karirnya. Sebelumnya, ia hanya menjuarai Segunda Division bersama Real Sociedad dan Piala Super Spanyol pada 2014 bersama Atletico.

Di sisi lain, Griezmann mengungkapkan bahwa gelar tersebut merupakan mimpinya yang menjadi kenyataan. "Jadi juara bersama Simeone adalah mimpi saya dan saya katakan kepada diri saya sendiri bahwa ini adalah saatnya. 'Cholo' sudah mengajarkan banyak hal, membuat saya jadi salah satu pemain terbaik di dunia. Saya harap bisa terus bermain di level ini," ungkapnya, dilansir situs resmi UEFA.

Gelar ini pun terbilang spesial. Sebab, ia pernah menelan kekecewaan pada dua final besar yang dimainkannya. Kala itu, bersama Atletico, Griezmann kalah dari Real Madrid di final Liga Champions 2015/2016. Satu lagi pil pahit yang harus ditelannya di laga final adalah partai puncak Piala Eropa 2016.

"Setelah dua kekalahan, saya bertekad untuk memaksimalkan kesempatan untuk menang malam ini. Saya tidak mau melewatkannya. Angkat topi untuk Marseille, mereka bisa bangga akan banyak hal," ucapnya.