BREAKINGNEWS.CO.ID - Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) mengirim 18 atlet untuk bertanding di Asian Games 2018. Dua keping emas menjadi target yang diemban olah Fahriansyah dan kawan-kawan. Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang resmi dimulai pada 18 Agustus hingga 2 September. Adapun cabang olahraga gulat mulai dipertandingkan yakni pada 19-22 Agustus di Assembly Hall, Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta.

Ketua Umum (Ketum) PGSI, mengungkapkan keyakinannya bahwa atlet gulat Indonesia bisa mencapai target tersebut. Entah itu dai putra maupun putri. "Semua tahapan sudah kita lakukan, dari pemilihan atlet, TC (Training Center) di Bulgaria, dilanjutkan di Indonesia. Kemudian juga ada penambahan pelatih, dan dari pandangan kita sudah maksimal persiapannya," kata Trimedya saat acara silaturahmi di salah satu restoran ternama di Jakarta, Rabu (15/8/2018).

"Dan kita sudah mengukur kekuatan-kekuatan negara yang akan tampil di Asian Games. Sehingga sampai hari ini kita masih optimistis bahwa atlet-atlet kita bisa meraih medali emas di Asian Games. Harapan kita satu dari putra dan putri," ujarnya, menambahkan.

Untuk membakar semangat para atlet untuk meraih target yang dicanangkan tersebut, Trimedya mengungkapkan bahwa pihaknya akan memberikan bonus kepada siapapun atlet yang meraih medali. "Untuk para atlet yang mendapatkan emas akan diberi Rp1 miliar, medali perak Rp 500 juta, dan perunggu Rp250 juta. Tak hanya itu, pelatih tentunya juga akan mendapatkan bonus," tegasnya.

Mencetak Sejarah

Selama perhelatan Asian Games, cabang olahraga gulat belum pernah sekalipun memberikan medali untuk Indonesia. Ditegaskan Trimedya, Asian Ganes 2018 ini adalah momen para atlet mencetak sejarah. Apalagi, Asian Games kali ini berdekatan dengan momen HUT Kemerdekaan RI yang ke-73.

"Sejak saya dipilih sebagai Ketum dan kita mulai kepengurusan, adalah supaya bisa menggairahkan olahraga gulat kepada masyarakat. Dan membangkitkan prestasi gulat kita di Internasional. Dan kebetulan setelah saya terpilih tahun lalu, langsung dihadapakan dengan Asian Games. Inilah yang kami ingin manfaatkan. Karena, dalam sejarah Asian Games, belum pernah ada Indonesia memperoleh medali kecuali di SEA Games," bebernya.

Lebih lanjut, Trimedya berpesan kepada seluruh atlet bahwa dirinya selalu mendukung habis-habisan para atlet. Oleh karenanya, ia minta kepada atlet yang tampil di Asian Games nanti supaya menjadi singa lapar di atas matras. "Mudah-mudah pertemuan malam ini dapat memberikan motivasi kepada atlet. Pada sisa waktu ini bisa mempersiapkan betul fisik da mental mereka. Mudah-mudah seperti singa lapar di matras. Semua lawan-lawan dapat dilipat mereka. Sehingga kita bisa meraih medali emas," pungkasnya.