BREAKINGNEWS.CO.ID - Salah satu bonus tambahan selain uang bagi peraih medali emas Asian Games dan Para Games 2018 adalah kesempatan untuk menjadi CPNS, melalui jalur khusus. Namun sepertinya peluang tersebut tidak diminati sama sekali oleh pahlawan olahraga yang telah mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. Buktinya, hingga satu hari jelang penutupan pendaftaran CPNS, belum satupun nama atlet yang berhak untuk itu terdaftar bagi mereka yang telah mencatat prestasi di tingkat internasional itu.

Jalu atlet prestasi mancanegara ini merupakan satu dari lima jalur khusus yang disediakan pemerintah.  Empat jalur lainnya adalah penyandang disabilitas, Putra/Putri Papua, lulusan terbaik, diaspora, dan Honorer K2.

Info Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui akun Twitter resmi @BKNgoid,  menyebutkan  pelamar dan pendaftar untuk Formasi Atlet Berprestasi Internasional masih nihil.  Sedangkan kategori diaspora menjadi kelompok yang paling sedikit pendaftarnya   dengan total akun pelamar 92 orang dan yang selesai mendaftar 14 orang.

Sementara  formasi umum masih jauh mendominasi jumlah akun pelamar yakni sebanyak 4.279.758 orang. Sedangkan total pelamar yang telah selesai daftar baru mencapai 3.213.015 orang.

Adapun formasi khusus dengan angka pelamar terbanyak yaitu formasi lulusan terbaik, dengan 20.554 orang. Namun demikian, laporan BKN terkait total pelamar selesai daftar pada formasi tersebut masih ambigu, sebab secara angka terpantau lebih besar atau 20.796 orang.

Sementara Formasi Honorer K2 juga turut mendulang banyak jumlah akun pelamar sebesar 8.453 orang, dengan pelamar selesai daftar 7.989 orang.

Disusul Formasi Putra/Putri Papua 5.402 orang dan pelamar selesai daftar 2.882 orang, serta Formasi Penyandang Disabilitas dengan 2.543 orang dan pelamar selesai daftar 1.442 orang.

Pendaftaran CPNS sudah berlangsung sejak 26 September dan berakhir pada 15 Oktober mendatang. Pada 21 Oktober, akan diumumkan hasil seleksi administrasi. Kemudian dilanjutkan pencetakkan nomor ujian secara online pada 21-25 Oktober 2018.

Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS 2018) menyiapkan 873 titik lokasi tes yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Selain fasilitas Computer Assissted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), Panselnas juga akan menggunakan fasilitas CAT Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, dari jumlah itu, 237 titik diantaranya milik atau yang diusahakan oleh BKN dan 636 titik merupakan fasilitas UNBK Kemendikbud. “Dengan jumlah itu, diharapkan pelamar semakin dekat dengan lokasi tes CPNS Tahun 2018,” ujarnya, seperti dikutip dari laman KemenPAN-RB.

Lokasi tes CPNS yang dikoordinir BKN antara lain Kantor BKN Pusat, sejumlah Kantor Regional BKN, UPT BKN, lokasi milik Kementerian/Lembaga yang tersebar di berbagai daerah.

Seperti diketahui sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan pembukaan bagi CPNS 2018 untuk 238.015 formasi, yang terdiri atas 51.271 formasi di instansi Pemerintah Pusat (76 K/L) dan 186.744 formasi untuk instansi Pemerintah Daerah (525 Pemda). Prioritas pengadaan CPNS 2018 meliputi tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur sesuai dengan program Nawacita.