KERTOSONO - Arus mudik di ruas Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) hingga H-5 masih lancar. Terbukti, selama 9 jam, ruas tol yang memiliki panjang 40,5 KM tersebut sudah dilalui kendaraan sebanyak 6.216 yang akan menuju ke tol fungsional Wilangan-Kertosono.

Deputy Kepala Departemen Manajemen Pendapatan Astra Tol JoMo Achmad Rifan Tsamany mengatakan, pukul 05.30-14.30 WIB, tercatat 6216 kendaraan dari arah Surabaya yang keluar di gerbang tol (GT) Bandar, Jombang. Ribuan kendaraan pemudik ini masuk ke tol fungsional Wilangan-Kertosono di ruas tol Solo-Kertosono untuk melanjutkan perjalanan ke arah Madiun. Setiap jamnya, volume pemudik hanya 650 kendaraan. "Volume kendaraan di atas 700 per jam mulai pukul 09.00 WIB, sebelum itu di angka 600," kata Rifan, Minggu (10/6/2018).

Menurutnya, traffick mudik di hari sebelumnya, Sabtu (9/6/2018) juga tak jauh berbeda. Dengan rentang waktu yang sama, sebanyak 5.668 kendaraan pemudik sudah melintasi tol tersebut dari arah Surabaya. "Sejauh ini arus mudik masih lancar, belum ada kepadatan yang berarti," ujar Rifan.

Rifan pun memprediksi jika puncak arus mudik di Tol Jomo terjadi pada tanggal 13-14 Juni 2018 atau H-2 dan H-1 lebaran. "Secara umum tidak ada masalah hanya saja masih banyak pengguna yang memakai uang ekektronik dengan saldo minim bahkan kurang. Sehingga sedikit terganggu pada saat transaksi di gerbang tol," tandasnya.