Boenes Aires - Pebalap LCR Honda Cal Crutchlow mengaku dirinya tak melakukan diskusi apa pun dengan Repsol Honda. Dalam sesi jumpa pers MotoGP Argentina, Kamis (5/4/2018), pebalap asal Inggris ini juga mengklarifikasi pendapat bahwa ia merasa lebih layak dari Johann Zarco untuk menggantikan Pedrosa tahun depan.

Komentar itu ia lontarkan pertama kali kepada MCN, di mana Crutchlow yakin, sebagai pebalap Honda yang juga berstatus pabrikan dan ikut mengembangkan RCV, dirinyalah pengganti yang layak untuk Pedrosa. Dalam artikel itu pula, Crutchlow menyebut Zarco-Honda takkan jadi kombinasi segarang Zarco-Yamaha seperti sekarang.

"Saya lihat ada artikel yang berkata saya mengincar kursi Dani. Pada akhirnya yang saya ingin hanyalah berusaha meraih hasil baik untuk LCR. Saya tak menyebut soal peluang pindah ke Repsol Honda, dan saya tak mengomentari hal itu sama sekali," ujarnya seperti yang dilansir Crash.net.

"Komentar itu 'kan soal Johann: jika ia dapat tawaran dari Repsol Honda, saya rasa motornya takkan cocok untuk gaya balapnya seperti yang sekarang ia lakukan bersama Yamaha. Tapi itu hanyalah opini saya," lanjut juara World Supersport 2009 ini.

Crutchlow juga menepis isu bahwa dirinya tengah menjalani negosiasi dengan Repsol Honda, dan menegaskan bahwa awak media harus berhati-hati dalam berspekulasi soal masa depan Pedrosa, yang telah membela tim itu sejak 2006.

"Kita harus menghormati situasi. Yang tengah kita bicarakan adalah pekerjaan Dani. Entah apa yang orang rasakan bila orang lain membicarakan pekerjaannya. Tapi tak ada yang kami diskusikan sama sekali. Saya membela LCR, tugas saya adalah bekerja sebaik mungkin untuk mereka. Dani adalah rider fantastis dan berkendara sangat baik di Repsol Honda selama bertahun-tahun," pungkasnya.