JAKARTA - Kaspersky Lab menerbitkan sebuah laporan penelitian mengenai serangan ‘in the wild' yang dilakukan oleh malware baru dengan menggunakan kerentanan zero-day di Telegram. Kemampuan mengeksploitasi kerentanan pada aplikasi desktop Telegram ini untuk menambang mata uang kripto atau digital (cryptocurrency) seperti Monero dan ZCash. Dan sudah dilakukan secara aktif sejak Maret 2017.

Seperti dilansir dari Bleeping Computer, Rabu (14/2/2018), dalam keterangannya, Alexey Firsh, Malware Analyst and Targeted Attacks Research Kaspersky Lab, mengatakan, "Pengguna diminta agar mengunduh (download) perangkat lunak di komputernya (desktop), yang sebenarnya mereka ditipu karena software ini berbahaya. Setelah selesai download, hacker bisa bebas menambang kripto karena mengendalikan desktop secara otomatis dari jauh,"

Untuk melindungi PC Anda dari infeksi, Kaspersky Lab merekomendasikan langkah-langkah pencegahan seperti, jangan mengunduh dan membuka file yang tidak diketahui dari sumber yang tidak tepercaya, cobalah untuk menghindari berbagi informasi pribadi yang sensitif dalam layanan pesan instan, Pasang solusi keamanan yang handal seperti Kaspersky Internet Security atau Kaspersky Free yang mendeteksi serta melindungi Anda dari semua kemungkinan ancaman, termasuk software mining berbahaya.