BREAKINGNEWS.CO.ID – Google yang merupakan bapak dari android dikabarkan telah menghapus kurang lebih 22 aplikasi yang dianggap bisa menguras baterai smartphone dari Playstore. Hal ini sendiri merupakan langkah kongkrit yang dilakukan Google guna memerangi malware didalam layanan miliknya tersebut.

Dan ternyata, Aplikasi Android yang telah dihapus oleh pihak Google tersebut tercatat telah mencapai 2 juta kali unduhan di Play Store sebelum akhirnya mereka resmi dihapus. Berdasarkan laporan dari Google, setidaknya ada kurang lebih 22 aplikasi yang secara diam-diam mengunduh file dari latar belakang tanpa diketahui para pengguna smartphone.

Ketika kalian mendownload aplikasi tersebut di Play Store, beberapa Aplikasi Android ini memang nampak tak mengandung malware didalamnya. Namun ternyata, malware ini ditambahkan melalui update atau pembaruan pada perangkat lunak.

Dengan begitu bisa disimpulkan, menggunakan metode tersebut dari sebelumnya Aplikasi Android tersebut benar-benar aman, menjadi sangat berbahaya hanya dari pembaruan. Sebelum dihapus oleh Google, Aplikasi Android tersebut mengalami sejumlah keluhan dari pengguna dimana aplikasi tersebut telah memuat iklan tanpa henti.

Dan yang lebih parahnya lagi, Aplikasi Android ini cukup ganas dimana saat pengguna memutuskan untuk menutup aplikasi tersebut, secara diam-diam berjalan di latar belakang, sehingga bisa mengurangi konsumsi baterai dan kuota internet makin boros.

Nah beberapa Aplikasi Android jahat tersebut diantaranya adalah Sparkle Flashlight yang sudah masuk ke dalam Play Store sejak tahun 2016 lalu. Dan sejak itu aplikasi ini sudah diunduh lebih dari 1 juta kali oleh pengguna smartphone android.

Aplikasi Android tersebut telah meluncurkan pembaruan terakhir pada bulan Maret 2018 lalu, dan ternyata didalamnya memuat malware yang secara diam-diam mengunduh informasi dari smartphone pengguna. Nah buat kaliam yang kebetulan memiliki aplikasi tersebut, sebaiknya anda hapus saja mulai sekarang karena ini jelas berbahaya bagi smartphone kalian.