BREAKINGNEWS.CO.ID-Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta warga Jakarta melaporkan pada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta jika menemukan saluran air yang terhambat sehingga menimbulkan genangan cukup mengkhawatirkan.

Hal tersebut dilakukan sebagai upaya Pemprov DKI mengatasi banjir mengingat musim penghujan sudah mulai datang meski intensitasnya masih rendah. “Bila masyarakat menemukan ada tempat yang disitu kotor disitu belum bersih beritahu kita akan perintahkan untuk segera dibersihkan dan semuanya kerja untuk membereskan," kata Anies di kawasan Pecenongan, Jakarta, Jumat (9/11/2018).

Selain mengingatkan untuk melaporkan, Anies juga menegaskan bahwa jajarannya sudah mengerahkan pasukan untuk membersihkan saluran air di kawasan pemukiman warga. Terlebih yang kerap dilanda banjir saat intensitas hujan tinggi. Di mana hujan dengan intensitas besar diprediksi terjadi pada Januari 2019 mendatang. “Antisipasi banjir gini pertama adalah soal pengelolaan saluran - saluran air yaitu pembersihan dilakukan terus semua titik,” tegas Anies.

Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendrawan menyebut wilayah Jakarta masih memiliki sebanyak 30 titik yang dianggap berpotensi banjir. Puluhan titik rawan banjir itu merupakan lokasi berulang, artinya tiap kejadian titik tersebut pasti berpotensi memiliki genangan jika itensitas hujan deras. “Hasil dari data hujan yang kemaren dilima wilayah titik genangan kejadian berulang ada 30 titik. Paling banyak di wilayah selatan, ini fluktuasinya mungkin akan kita tingkatkan supaya tidaj terjadi kejadian berulang,” kata Teguh di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (26/10/2018).

Untuk menghadapi musim hujan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyiapkan alat berat sebanyak 192 unit dan seluruhnya sudah disebar pada beberapa titik tersebut untuk dilakukan pengerukan. Seperti di Kampung Melayu pengerukan dilakukan dari jembatan hingga tongteng, panjangnya sekitar 1.9 kilometer.