BREAKINGNEWS.CO.ID-Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan telah genap satu tahun lamanya menjabat sebagai pemimpin nomor satu di Jakarta. Dari satu tahun tersebut ada beberapa hal yang disoroti dan salah satunya adalah soal pergantian Wakil Gubernur DKI Jakarta pasca ditinggalkan Sandiaga Salahuddin Uno.

Mantan rivalnya yakni Djarot Saiful Hidayat sempat menyarankan Anies supaya cepat mencari pengganti Sandiaga dan tidak terlalu lama membiarkan bangku Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong. Namun pernyataan itu justru ditanggapi dengan pertanyaan balik untuk Djarot, di mana Djarot juga sempat membiarkan kursi itu kosong tanpa ada pengganti.

“Sudah berapa lama saya nggak ada Wagub? (Dua bulan). Pak Djarot berapa lama nggak ada Wagub? (1 tahun) ya terus gimana. Berkaca dulu sebelum komentar,” ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan di Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta, Jumat (19/10/2018).

Pernyataan Djarot itu sebelumnya dilontarkan setelah ia memberikan ucapan pada Anies karena sudah satu tahun memimpin Jakarta sebagai Gubernur DKI Jakarta yang jatuh pada 16 Oktober 2018 lalu. Selain ucapan selamat, politikus PDIP itu juga berharap Anies segera mendapat pendamping Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Selamat bekerja dan jangan lama-lama jomblo," singkat Djarot di auditorium Pusat Perfilman H Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Sebelumnya Anies memposting atau unggah foto dalam akun media sosial instagram @aniesbaswedan dengan kalimat ‘Alhamdulillah hari ini genap setahun bertugas di Jakarta, mensyukuri bahwa satu per satu janji ditunaikan dan kita tetap berkomitmen terhadap apa yang sudah direncanakan. Berhasil atau tidaknya bukan berdasarkan opini publik saja, melainkan terealisasinya program pembangunan yang memenuhi kebutuhan warga’.

Sebagai informasi, meski Anies belum menerima nama calon pengganti tapi kedua partai sudah berani mengumbar calon dari PKS terdapat dua nama yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, sekretaris DPW PKS DKI Agung Yulianto. Sementara dari partai Gerindra yakni Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik dan anggota Komisi VIII DPR RI Sara Djojohadikusumo.