BREAKINGNEWS.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan merasa heran karena sampai saat ini Partai Keadilan Sejahterah (PKS) dan Gerindra belum juga mengirimkan surat terkait dua nama calon wakil gubernur DKI. Padahal pada sebelumnya PKS-Gerindra sudah memberikan sinyal kalau fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) sudah berakhir.

Meskipun hingga kini belum diterimanya, Anies mengaku sudah siap untuk segera menindaklanjuti surat tersebut pada badan legislatif yakni DPRD DKI Jakarta apabila telah diterimanya. Mengingat dua nama cawagub sudah diumumkan secara resmi oleh kedua partai pengusung.

“Saya juga heran. Belum ada, jadi setahu saya di level provinsi sudah ditandatangani suratnya, namanya juga sudah sering disebut, sekaranb tinggal menunggu dari surat dari pusat sudah itu saya kan proses ke dewan,” kata Anies di Jakarta, Kamis (28/1/2019).

Sebelumnya Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Sakhir Purnomo mengatakan, keterlambatan itu terjadi karena Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto belum menandatangani surat kesepakatan kedua partai tersebut. Rencananya, surat itu baru bisa diserahkan apabila sudah ditandatanganinya.

“Saat ini kami masih menunggu tanda tangan dari Pak Prabowo dan Pak Muzani selaku Ketum dan Sekjen DPP Partai Gerindra,” katanya, Rabu (27/2/2019).

Setelah melalui proses cukup lama dan menguras waktu, akhirnya Partai Keadilan Sejahterah (PKS) dan Gerindra menyepakati dua nama cawagub DKI Jakarta yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu. Di mana kedua cawagub itu sudah melalui proses fit and proper test (uji kepatutan dan kelayakan) sebagai syarat pencalonan.

Di mana kedua calon telah mengikuti sejumlah rangkaian tes yang diuji langsung oleh keempat panelis yakni Wakil Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Syarief, senior Pusat Penelitian Politik LIPI Siti Zuhro, pakar kebijakan publik Eko Prasodjo, dan pengamat politik Ubedilah Badrun.