BREAKINGNEWS.CO.ID-Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan berharap nantinya ada pembangunan depo MRT Fase II di dekat kawasan Stadion BMW-Jakarta Utara. Pasalnya wacana awal yang ingin membangun depo di Kampung Bandan tidak dimungkinkan mengingat lahan tersebut bersengketa.

Anies menilai kereta Mass Rapit Transit (MRT) Fase II dengan rute Bundaran Hotel Indonesia-Kota tidak mungkin hanya mengandalkan satu depo saja yakni depo Lebak Bulus. Jika rute MRT bertambah maka dipastikan jumlah kereta juga bertambah oleh sebab itu diharapkan bisa terbangun depo baru di Stadion BMW.

“Panloknya sudah ada sampai ke kota. Tapi mau tdk mau kita membutuhkan Depo. Tanpa ada depo tidak mungkin kita fasilitasi jumlah gerbong sebanyak itu karena deponya sekarang cuma satu di Lebak Bulus, perlu satu lagi,” tutur Anies di Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Ia menjelaskan, pembangunan depo di Kota tidak mungkin bisa dilakukan dan di Kampung Bandan juga tak mungkin karena lahan itu masih bersengketa. Pemilihan proyek pembangunan depo di dekat Stadion BMW dianggap paling rasional sebab jika stadion sudah berdiri sangat dibutuhkan.

“Karena disatu sisi ada pengembangan kawasan, menjadi tempat olahraga. Keutara sedikit ada Ancol yang juga pusat kegiatan hiburan maka bila transportasi umum masal kita bisa menjangkau kesana maka insentif untuk naik kendaraan umum ada. Karena menjangkau semua titik kalau enggak, nanti pada naik mobil semua,” jelasnya.

Proyek pembangunan MRT Fase 2 telah mendapatkan pinjaman dari luar negeri yakni Japan International Cooperation Agency (JICA) sebanyak 70.21 miliar yen atau setara dengan Rp9.44 triliun.

MRT fase 2 akan memiliki panjang 8.3 kilometer dengan melewati delapan stasiun yakni Bundaran HI, Sarinah, Monas, Harmoni, Sawah Besar, Mangga Besar, Glodok dan Kota. Pembangunan seluruhnya menghabiskan anggaran sebanyak Rp22.5 triliun, jauh lebih besar dibandingkan pembangunan MRT fase 1 yakni Rp16 triliun dengan jarak 16 kilometer.