BREAKINGNEWS.CO.ID - Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Karyawan Eka Putra Noho mengaku kecewa atas kasus narkoba yang menimpa tiga anggotanya dan seorang staf aparatur sipil negara (ASN). Eka menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus itu kepada kepolisian.
 
Kepada Breakingnews.co.id 
politisi PDI Perjuangan ini mengaku belum bisa mengambil sikap terkait penangkapan tiga anggota dewan yang disebut-sebut, seorang diantaranya merupakan anak Bupati Boalemo. "Waduh soal penangkapan itu tentu saja saya prihatin! Kecewa. Namun untuk berbicara lebih banyak saya belum bisa karena belum dapat informasi yang valid," tepisnya.
 
Meski demikian Eka membenarkan bahwa sejumlah anggotanya pada Senin (16/3/2020) pekan lalu mengadakan perjalanan untuk mengadakan bimbingan teknis di Jakarta. "Memang pekan lalu kami ada bimtek ke Jakarta, tapi itu jauh sebelum adanya surat edaran untuk bepergian yang dikeluarkan pemerintah," tegasnya.
 
Eka masih enggan berkomentar banyak terkait kabar penangkapan tiga anggotanya dan satu orang staf DPRD yang diduga terlibat narkoba lantaran dirinya mengetahui hanya melalui informasi pemberitaan di media online. “Saya tahu karena baca di berita online, baru saya baca,” jawabnya via ujung telpon saat dihubungi Breakingnews.co.id.

Begitupun ketika ditanya soal sikap dan keputusan apa yang akan diambil oleh DPRD, Eka enggak berkomentar banyak. “Saya minta maaf duluan, belum ingin berkomentar. Jadi mohon maaf, nanti kita lihat bagaimana perkembangan,” tuturnya. 

Tentu, katanya, sebagai Ketua Dewan dirinya menyesalkan jika kasus itu benar-benar menimpa anggotanya. Ia sangat menyesalkan, apalagi, peristiwanya terjadi justru disaat bangsa ini tengah berjuang melawan bahaya Virus Corona atau yang dikenal Covid-19.

"Saya justru sedang konsentrasi terhadap penanggulangan virus corona, saya berharap jangan sampai masuk ke Boalemo," ujarnya.

Eka menyebut seluruh stakeholder di Kabupaten Boalemo sedang berjuang bahu membahu menanggulangi bahaya virus corona. "Jangan sampai kasus corona terjadi diwilayah kita karena persiapan dan kesiapan dana kita minim," ucapnya.

Soal kasus yang diduga menimpa anggota dewan, Eka menyerahkan semua itu pada proses yang tengah ditangani Kepolisian. "Hal-hal semacam ini biarlah menjadi kewenangan kepolisian. Saya belum bisa berkomentar banyak, nanti ada waktunya ya," ujarnya mengakhiri percakapan. 

Sebelumnya, Kepolisian Resort Jakarta Pusat menangkap empat pria usai mengkonsumsi sabu salah satu hotel dikawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat. Tiga dari empat pria yang ditangkap itu ditengarai sebagai anggota DPRD Boalemo, Gorontalo yang sedang mengikuti kegiatan di Jakarta.

Para tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat. Keempatnya adalah LM (45), AL (41), RT (28) dan WY (24). 

Meski tak ada barang bukti, dari hasil tes keempat pelaku dinyatakan positif metaphitamine. "Kami telah melakukan koordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara untuk melakukan assessment terhadap keempat tersangka. Kalau hasilnya rendah atau masih dalam fase coba-coba, maka akan dilakukan rehabilitasi di RS Bhayangkara," kata Wakapolres Jakarta Pusat, AKBP Susatyo kepada wartawan pada acara rilis di Markas Polres Jakarta Pusat, Senin (23/3/2020).