BREAKINGNEWS.CO.ID - Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, menyatakan kalau saat ini masih ada sekitar 1.300 warga berada di Pulau Sebesi. Setelah sebelumnya, 1.500 orang sudah dievakuasi dari pulau yang hanya berjarak 10 kilometer (km) dengan Gunung Anak Krakatau.

"Masih ada separuh, seribuan lah, sekitar 1.300-an atau 1.200-an orang di Pulau Sebesi," kata Kepala BPBD Kabupaten Lampung Selatan, I Ketut Sukerta, 25 Desember 2018. Menurut dia, warga di Pulau Sebesi memang ada yang memilih untuk tetap tinggal. Sementara yang lainnya meminta dievakuasi.

Oleh karena itu, rencananya, pada Kamis (27/12/2018) ini, BPBD akan kembali melakukan evakuasi kepada warga. Ketut menjelaskan, Pulau Sebesi sudah menjadi permukiman tetap warga. Diperkirakan total jumlah penduduk di Pulau Sebesi ada sebanyak 2.800 orang.

Evakuasi Warga

Sebelumnya, sebanyak 1.500 warga dari Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku dievakuasi ke Kota Kalianda Lampung Selatan yang bertujuan untuk menghindari kemungkinan terjadinya tsunami susulan.

"Pengungsi tersebut tiba di Pelabuhan Bakauheni pada Rabu (26/13) siang, kemudian dibawa menggunakan bus menuju Lapangan Tenis Indoor Kalianda Lampung Selatan," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih, Rabu (26/12).

Dirinya menuturkan, di pengungsian, warga dari Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku sudah mendapatkan bantuan seperti makanan, baju dan selimut maupun bantuan lainnya yang terus berdatangan.