BREAKINGNEWS.CO.ID – Alibaba baru saja mencatatkan pencapaian fantastis dalam Singles' Day atau yang biasa dikenal dengan Harbolnas-nya China. Capaian ini berkaitan dengan angka penjualan yang berhasil diraih oleh perusahaan milik Jack Ma tersebut. Hanya dalam waktu beberapa menit pada pembukaan hari belanja online itu, Alibaba berhasil mencatatkan transaksi sebesar 10 miliar yuan atau setara dengan Rp21 triliun. Yang lebih fantastisnya adalah, sekitar Rp15 triliun dicapai hanya dalam kurun waktu yang kurang dari dua menit atau tepatnya 85 detik.

Situs jual beli dari China tersebut melaporkan jika Xiaomi, Apple, dan Dyson menjadi tiga merk dengan penjualan tertinggi pada awal hari belanja tersebut. Selain itu, para konsumennya pun tidak hanya berasal dari China saja. Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Australia, Serta Jerman merupakan lima negara penyumbang terbesar di luar China. Menyusul di belakangnya ada Britania Raya, Prancis, Spanyol, Selandia Baru serta Italia.

Kebanyakan para pelanggan Alibaba mencari barang-barang kebutuhan fashion. Gaun, mantel, celana, jaket bertudung, dan sweater menjadi incaran terbanyak orang-orang dari luar China di Singles' Day. Catatan menarik lainnya berhasil ditorehkan Alibaba pada momen tersebut. Angka penjualan yang fantastis terus meroket seiring pesta belanja online itu berlangsung. Dalam angka yang tercantum di Alizila, portal berita berisi info tentang Alibaba, toko online itu sudah melampaui angka penjualan sebesar 100 miliar yuan atau setara dengan Rp 211 triliun kurang dari dua jam setelah dibukanya hari belanja online itu. Dan laporan terkini menyebutkan, saat ini angkanya sudah menyentuh 120 miliar yuan (Rp253 triliun).

Dengan begitu, Alibaba sudah mengalahkan penjualan pada 2016 serta tahun-tahun sebelumnya. Menarik untuk ditungggu apakah Alibaba bisa meruntuhkan capaian mereka di 2017 sebesar USD 25,3 miliar. Meski menorehkan hasil yang fantastis, namun satu yang jadi kendala mereka adalah menurunnya pertumbuhan penjualan secara online di China. Pada Kuartal III lalu, posisinya berada di angka 24%. Padalah di kuartal sebelumnya, pertumbuhannya mencapai 36%, sebagaimana dilansir dari Bloomberg pada Minggu (11/11/2018).

Sebagai informasi, ini merupakan tahun ketiga Jack Ma dkk membuka Singles' Day untuk masyarakat internasional. Tahun lalu, Rusia, Hong Kong, dan Amerika Serikat merupakan pasar terbesar mereka. Lebih jauh lagi, mereka juga berpotensi untuk menggarap pasar Asia Tenggara. Hal ini tak lepas dari kepemilikannya secara penuh terhadap Lazada. Besar kemungkinan Indonesia akan menikmati Singles' Day pada kemudian hari mengingat e-commerce asal Singapura tersebut juga beroperasi disini.