JAKARTA - Tahun ini banyak penyanyi Indonesia baik solo, duo dan group maupun band meluncurkan album barunya. Salah satunya penyanyi solo Andini Aisyah Haryadi atau lebih akrab disapa Andien baru saja merilis album terbaru nya yang ke tujuh bertajuk bertajuk 'Metamorfosa'. Peluncuran album dilakukan di Audiotarium Galeri Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (4/10/2017).

Tidak seperti kebanyakan musisi yang akan mencoba ataupun mengubah gaya bermusik di setiap albumnya. Andien justru kembali ke jalur musik yang membesarkan namanya di dunia musik Indonesia, yaitu jazz.

Hampir 80 persen influence musik jazz sangat terasa di dalam album "Metamorfosa" ini. Hal ini juga ditegaskan oleh Nikita, Produser yang sudah bekerja sama dengan Andien sejak tahun 2002. Di album ketujuhnya ini, Andien menggaet banyak musisi untuk membantunya dalam penulisan lagu, aransemen musik bahkan menggunakan vocal director di setiap lagu.

Untuk penulisan lagu Andien bekerja sama dengan Lava (dalam lagu Warna-Warna), Daniela, Nino (dalam lagu Pelita) dan juga Tulus (dalam lagu Belahan Jantungku), dari segi aransemen musik Andien mempercayakannya pada Rishanda, sedangkan Dodi (Kahitna) juga Bowo (Brown Sugar) untuk vocal director.

Keistimewaan dari album "Metamorfosa" ini karena proses pembuatan lagu sampai tahap mixing, Andien dalam keadaan hamil. Selain itu, album ketujuhnya ini dikerjakan secara indie tanpa terikat dengan label rekaman, yang membuat Andien bisa mengeksplorasi musik yang diinginkan.

Single track dari album tersebut yang bertajuk "Belahan Jantungku" dan "Indahnya Dunia" lebih dahulu diluncurkan pada bulan Maret juga Agustus lalu di channel YouTube pribadinya.

Berbicara mengenai lagu atau single track dalam album ini, "Indahnya Dunia" di album "Metamorfosa", Andien bekerja sama dengan Djarum Foundation dalam penggarapan video clipnya. Shooting video clipnya sendiri dilakukan di Jailolo, Halmahera Barat. (ridho)