BREAKINGNEWS.CO. ID – Pepatah buah jatuh tak jauh dari pohon mungkin tak berlaku bagi actor pendatang baru ini. Ya, sebelum terjun ke dunia seni peran dan acting inim dirinya sempat mendapat tentangan dari  sang bapak yang pebisnis dan lebih mengharapkan sang anak meneruskan langkahnya ituu.

Namun halangan tersebut justru menjadikannya kian keras menjalani cita-cita yang telah ia impikan sejak SMP.  Dengan hambatan tersebut, remaja kelahiran Jakarta, 19 November 1996  ini,  justru kian bersemangat dengan apa yang ia impikan itu.

Anak ke dua dari 3` bersaudara ini, cerdas dan banyak akal, ia kerap memanfaatkan waktu setiap kali ayahnya pergi bekerja, menonton film bersama mendiang Ibunya secara diam diam.

Dari kebiasaan menonton inilah yang membuat Vin makin menyukai dunia acting dan bisa mendapatkan banyak pengetahuan tentang dunia seni peran secara otodidak.

Semula Vin tidak menyangka bila dikemudian hari bisa menggeluti dunia akting sebagai pilihan karirnya sesuai kata hati.

Nah dari sinilah awal perkenalannya dengan sekolah akting melalui internet, dengan banyak bertanya kepada teman-temannya yang lebih dulu berkecimpung di dunia akting,

Dengan berjalannya waktu seorang temannya yang bernama, Natalie Zenn memperkenalkannya kepada Andre Murtono, dan Tirta Siregar selaku Producer sekaligus pemilik dari PT Delapan Belas Indonesia yang menaungi PH Tu7uh Rumah Produksi, Eighteen Management Indonesia, 7 Acting Class, Eiko Resto dan Seventy Seven Production. “Senang sekali rasanya bisa bertemu dengan Kak Andre Murtono dan Kak Tirta Siregar, si sini, saya diberikan pengarahan, bimbingan dan langkah-langkah bagaimana caranya menjadi seseorang artis yang sukses di dunia entertainment”, kata Vin Ijen, saat dijumpai Minggu (28/9/2019).

Vin menyebut mengikuti 7 Acting Class sangat menyenangkan, karena para pengajar-pengajarnya seperti Donny dan Fahmy yang profesional dan ahli di bidangnya. “Saya bersyukur mendapatkan pengajar yang selalu mendukung, membentuk, membimbing, mengajarkannya untuk menjadi aktor profesional yang ahli dibidangnya”, tambah Vin lagi

Seiring berjalannya waktu, Vin Ijen, mengalami banyak perubahan dalam berakting sehingga membuat kemampuannya semakin terasah di tengah persaingan yang ketat di dunia hiburan.

Ini dibuktikannya dengan kesiapannya berperan sebagai, tokoh Karasu, yang berkarakter antagonis di dalam film Bisikan Gaib yang disutradarai oleh Tarmizi Abka.

Puji syukur Tuhan, atas karunia yang telah diberikan kepada saya, hingga saya bisa menjadi seperti sekarang ini”, ucap pria berusia 23 tahun ini.

Vin Ijen berharap sebagai pendatang baru yang ikut bermain dalam film berjudul, Bisikan Gaib, bisa memberi kontribusi positif bagi kemajuan dunia perfilman Indonesia.