Jakarta --Masalah perwasitan masih menjadi warisan masalah turun temurun di sepak bola Indonesia. Bahkan pada Liga 1 musim 2017 ini terbilang sangat parah. Pasalnya publik sepak bola Indonesia sudah tidak percaya lagi dengan wasit lokal.

Salah satu buktinya, klub-klub peserta Liga 1 mengusulkan agar PT Liga Indonesia Baru dan PSSI untuk menggunakan jasa wasit asing di kompetisi kasta tertinggi. Mereka dianggap lebih kredibel dibandingkan wasit lokal.

Namun ibarat pisau bermata dua, penggunaan wasit asing ini semakin mengerdilkan wasit lokal. Sebagian dari mereka harus menjadi penonton di negeri sendiri. Menyikapi masalah perwasitan itu Andi Darussalam Tabusalla, mantan Dirut PT Liga Indonesia berusaha untuk mengetuk hati para petinggi PSSI.

“Sebetulnya sejak musim lalu sudah ada perbaikan di perwasitan kita. Tapi belum signifikan. Namun yang terjadi sekarang justru lebih parah. Tidak jelas. Ada promosi degradasi wasit itu tapi tidak terbuka, jadi kita itu juga gak tahu,” ucap tokoh sepak bola nasional yang akrab disapa ADS ini.

Keterbukaan menurut ADS sekali lagi menjadi barang langka di PSSI saat ini. “Kita tidak tahu siapa yang menentukan wasit, karena mereka (PSSI) tidak terbuka. Yang saya tahu, saya dapat informasi, di situ ada klik-llik juga. Repot kalau begitu. Kalau tidak mau bersama-sama benahi (perwasitan) karena ada sentiment begini-begini ya susah. Gak bisa kayak begitu mengatasi masalah perwasitan itu,” ucap ADS.

Mantan Ketua Komisi Disiplin ini juga menyatakan siap untuk bersama-sama membenahi masalah perwasitan nasional. “Saya tahu masalah perwasitan itu. Saya siap menghadap kepada semua, bertemu sama mereka-mereka. Mari terbuka,” ungkap ADS.

Satu hal yang pasti, dalam mengelola sepak bola khususnya perwasitan harus ada konsistensi. “Tidak boleh ada regulasi berubah-ubah. Harus konsisten,” ucapnya. Terutama dalam menyikapi penggunaan wasit asing di Liga 1.

“Saya mau tanya, kalau wasit asing yang katanya sudah memiliki sertifikat FIFA itu berbuat kesalahan, siapa yang akan menghukumnya?” tanya ADS. Pasalnya sebagai federasi yang tidak menaungi wasit-wasit asing tersebut, PSSI tidak memiliki kapasitas untuk menghukum wasit. Paling jauh hanya tidak menugaskan saja. Sementara tak semua wasit asing itu tampil dan memimpin dengan sempurna di Liga 1. Buktinya, masih saja ada suara sumbang tentang wasit-wasit tersebut.

BREAKINGNEWS.CO.ID