BREAKINGNEWS.CO.ID – Pemain Timnas Thailand, Adisak Kraison kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena ketajamannya dalam membobol gawang lawan seperti yang ditunjukkan dalam beberapa pertandingan penyisihan di Piala AFF 2018. Melainkan kegagalannya dalam mengeksekusi pinalti di momen penting Timnas Thailand.

Bermain di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada leg kedua semifinal Piala AFF 2018, Rabu (5/12/2018) malam, Timnas Thailand ditahan imbang 2-2 oleh tim lawan, Malaysia, yang pada akhirnya berhak melaju ke babak final dikarenakan agresivitas gol tandang. Adisak Kraisorn seperti menjadi terdakwa dikarenakan dirinya memiliki kesempatan emas membawa timnya lolos ke final, seandainya dia berhasil menjalankan tugas sebagai eksekutor penalti pada menit ke-96.

Akan tetapi, dirinya tidak berhasil. Bola tembakan kaki kanannya melambung di atas mistar gawang Malaysia. Timnas Thailand pun gagal ke final sekaligus mempertahankan gelar yang diraih dalam dua edisi terakhir Piala AFF secara berturut-turut. Selepas pertandingan, Adisak masih cukup tegar untuk menerima permintaan wawancara dari kalangan media. Dengan ekspresi air mata di wajahnya, ia melontarkan beberapa pernyataan.

"Saya sangat sedih dan kecewa jika memikirkan apa yang terjadi. Ini memang kesalahan saya," ujar Adisak. "Sudah, tolong jangan katakan apa-apa lagi soal ini. Inilah sepak bola. Saya minta maaf. Saya tak bisa membantu Timnas Thailand lolos ke final. Ini pelajaran menyakitkan yang akan terkenang seumur hidup. Terima kasih kepada seluruh pendukung. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi," lanjutnya.

Meskipun demikian, penyerang Muang Thong United itu memiliki rencana untuk tidak mau terlalu lama larut dalam kesedihan dan kekecewaan. Dia berujar akan mencari cara untuk bangkit dalam waktu dekat karena ia masih ingin membela Timnas Thailand di turnamen berikutnya, yang lebih besar, Piala Asia 2019. "Misi kami setelah ini adalah Piala Asia pada Januari 2019 tahun depan. Jadi, saya dan pemain lain harus bersiap karena itu turnamen yang lebih besar," kata Adisak.

Dengan kegagalan melaju ke final, kiprah Timnas Thailand pun terhenti. Praktis, Adisak tidak bisa lagi menambah koleksi golnya di Piala AFF 2018. Saat ini ia tercatat sebagai top scorer sementara dengan jumlah delapan gol. Akan tetapi, bisa jadi gelar top scorer tetap akan disabet Adisak karena pesaing terdekatnya, Norshahrul Idlan Talaha sejauh ini baru mengemas lima gol. Hanya saja, Idlan masih punya dua laga di final (leg pertama dan kedua), untuk menyaingi koleksi gol Adisak.