BREAKINGNEWS.CO.ID - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan informasi soal massa bayaran yang menyamar jadi pelajar dalam beberapa aksi ujuk rasa di depan Gedung DPR/MPR benar adanya. Hingga kini jumlah mereka masih didata 
 
“(Jumlahnya) Sedang didata,” kata Argo saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/10/2019).
 
Sementara itu, salah satu pelaku yakni RH (22) membenarkan kalau dirinya bukanlah pelajar. Dia mengaku hanya pura-pura jadi pelajar dengan memakai seragam SMA. Sehari-harinya pelajar gadungan ini adalah seorang sekuriti. RH mendapat ajakan ini dari pesan singkat temnnya yang akan diberikan uang Rp40.000 bila mau ikut.
 
Sayangnya, belum sempat ikut aksi pada Senin 30 Oktober 2019 kemarin mereka sudah diamankan duluan. Pasalnya dia tertangkap razia polisi di kawasan Tanjung Priok.
 
"Dapat info dari WhatsApp, katanya Rp40.000 dibayarnya," kata RH.