BREAKINGNEWS.CO.ID -  Suku Batak adalah salah satu suku yang memiliki kekhasan yang memperkaya budaya tanah air. Itu sebabnya banyak film yang mengangkat kisah tentang suku ini dalam karya sinema.

Film terakhir dengan latar belakang budaya salah satu suku di Sumatera ini adalah yang  diberi judul Horas Amang : Tiga Bulan Untuk Selamanya dan akan resmi diputar di bioskop pada Kamis, (26/9/2019) nanti.

 Film ini mengangkat kisah seorang ayah (Amang) yang ingin anak-anaknya sukses tapi tetap menjunjung tinggi budaya batak meski mereka sudah berada diperantauan. Sosok ayah atau Amang diperankan dengan baik oleh aktor senior Cok Simbara.

“Film ini menceritakan bagaimana seorang ayah yang menginginkan anak-anaknya mandiri, menjadi anak yang pintar, dan berbudi pekerti dan tetap menjaga budaya leluhur meski ia telah tiada kelak.  ," ujar Jufriaman Saragih selaku produser usai pemutaran khusus untuk wartawan di Jakarta Selatan, kemarin.

Sebagai pemeran utama, Cok Simbara pun menuturkan bahwa ada pesan moral yang akan diangkat dalam film ini. “Bukan cuma untuk suku Batak ya. Jadi pesan moral di film ini sangat bagus untuk semua ayah, untuk semua keluarga," kata Cok Simbara.

Bermain sangat total di film ini, membuat beberapa kali Cok Simbara ketika syuting pengambilan gambar benar benar menangis meski adegan yang tengah ia mainkan sudah di stop oleh sutradara. “Ya saya benar benar membayangkan yang berperan sebagai anak saya di film adalah anak saya sebenarnya. Karena saya mengalami juga betapa susahnya menjadi ayah yang tetap menjunjung tinggi budaya leluhur saat kita sudah berada diperantauan dan semakin modern cara berpikirnya, “ kata Cok.

Selain dibintangi oleh aktor senior Cok Simbara, ada juga sejumlah bintang lain seperti Tanta Ginting, Novita Dewi Marpaung, Rizma Simbolon, Piet Pagau, Dendi Tambunan, Jack Marpaung, Indra Pacique, Vanessa Anggraeni, Elli Sofiani, Ibas Aragi, Jufriaman Saragih, Dodi Epen Cupen, dan Manda Cello.

Film ini bergenre drama komedi yang segar menjadi tontonan keluarga. Diceritakan, kehidupan di dunia modern yang sibuk, membuat anak-anak jadi mengabaikan sang Amang dan melupakan adat istiadat. Lalu si Amang pun menggunakan cara yang tidak biasa agar anak-anaknya kembali saling mengasihi dan menyanyangi orangtua.

Film "Horas Amang" ini disutradarai oleh Irham Acho Bachtiar dan Steve Wantaniaini, diangkat dari kisah berjudul sama yang dipentaskan oleh Teater Legiun pada 2016. Naskah film ini ditulis oleh Ibas Aragi, sutradara dan juga penulis di dalam pementasan tersebut.