JAKARTA - Pria pengangguran bergaya gagah-gagahan ala koboi jalanan, ditangkap aparat Subdit Resmob Polda Metro Jaya yang dibantu petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya. Penangkapan itu hingga berbuah aksi kejar-kejaran di jalan raya dari depan RS Darmais, Slipi hingga Kuningan, Jakarta Selatan. Dari tangan tersangka TI alias Eza disita sepucuk senjata api revolver berikut enam butir peluru tajam.

Aksi koboi Eza sempat membuat pengendara di jalan tol dalam kota dari Grogol menuju Cawang, tepatnya di pintu keluar Darmais, Slipi, Jakarta Barat, ketakutan karena pelaku mengacung-ngacungkan pistolnya ke udara sambil memaksa para pengemudi lain dan menakut-nakuti penjaga tol untuk memberikan jalan kendaraaannya yang terjebak macet.

"Aksi koboi tersangka membuat ketakutan pemakai jalan, kebetulan tak jauh dari lokasi itu petugas PJR berada di lokasi sehingga mengontak Subdit Resmob," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono, didampingi Wakil Direktur Kriminal Umum AKBP Ade Ary dan Kasubdit Resmob AKBP Aris Supriyono kepada wartawan, Senin (2/4/2018).

Argo menjelaskan, tersangka Eza melajukan kendaraannya dengan menyalakan lampu strobo yang sebetulnya tidak sembarangan bisa dipakai pada kendaraan pribadi. Setelah melewati kemacetan di pintu keluar tol depan Darmais, Eza melarikan Toyota Fortuner B 1090 FCY yang dikemudikannya menuju ke arah Kuningan. "Rentang waktu perjalanan tersangka dari depan Darmais menuju ke Kuningan Jakarta Selatan, terus dipantau petugas," kata Argo.

Argo melanjutkan, kendaraan Eza berhasil dihadang tepat di gerbang tol Kuningan  arah Cawang. Anggota Unit I Subdit Resmob dipimpin Kompol Malvino Edward Yustica langsung membekuk tersangka Eza dan saat digeledah ditemukan barang bukti pistol caliber 3,8 berikut dua pelurunya dan enam peluru air softgun dan kartu tanda anggota grup menembak atas nama orang lain. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 1 aat (1) Undang-undang Darurat RI No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun penjara.