BREAKINGNEWS.CO.ID- Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo menyampaikan belasungkawa dan rasa keprihatinan mendalam kepada keluarga korban tenggelamnya kapal yang mengangkut 44 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di perairan Tanjung Balau, Johor, Malaysia, (01/7/2018) lalu. 
 
Bambang pun meminta Komisi I DPR mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) untuk mengkomunikasikan dengan Tim SAR Malaysia guna mendapatkan informasi tentang jumlah korban tersebut. 
 
"Baik yang selamat, hilang maupun yang meninggal, serta menyiapkan sarana dan prasarana dalam menunjang proses pemulangan para korban," ujar Bambang di Jakarta, Selasa (3/7/2018). 
 
Bambang juga meminta Komisi I DPR RI  mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Johor Baru untuk tetap melakukan pendampingan dalam proses evakuasi dan pencarian WNI yang dilakukan oleh Tim SAR Malaysia. 
 
Selanjutnya Bambang meminta Komisi IX DPR mendorong Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) untuk meningkatkan pengawasan terhadap Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI)  dalam pengiriman TKI ke negara tujuan. 
 
Hal tersebut dilakukan kata Bambang sebagai upaya pencegahan pengiriman TKI ilegal. Bambang pun meminta PJTKI agar berkomitmen dalam memberikan ganti rugi kepada korban musibah yang terjadi, serta meminta pertanggungjawaban terhadap keamanan TKI yang bekerja di luar negeri.