JAKARTA - Ancaman siber, penipuan online dan pencurian identitas secara digital terus meningkat. Sangat penting untuk menjaga perangkat teknologi dan akun online seaman mungkin.

Consumer Security Expert, Avast, Pete Turner, menyatakan Hari Kata Sandi Dunia yang jatuh pada tanggal 3 Mei 2018 lalu, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam membuat kata sandi yang lebih aman.

Bagaimanapun, pesan mengenai pemeriksaan dan penggantian kata sandi secara regular masih belom berhasil. Ketika masih dilakukan pemastian keterbaruan dengan patch keamanan terakhir perangkat lunak pada perangkat anda, bisa dikatakan terdapat skala luas ‘kelambanan pembaruan” yang terjadi.

12 Mei 2018, tepat satu tahun sejak WannaCry, serangan ransomware terbesar dalam sejarah. WannaCry tanpa pandang bulu memengaruhi PC di seluruh dunia, termasuk yang dimiliki oleh konsumer, bisnis, layanan perawatan seperti rumah sakit dan bahkan departemen pemerintahan.

NHS Inggris mengidentifikasi ada 6,912 janji, termasuk operasi, yang dibatalkan sebagai akibat langsung dari ransomware. Meskipun demikian, data dari Avast menunjukkan bahwa hampir sepertiga (39 persen) PC berbasis Windows di Indonesia masih berjalan dengan tingkat kerentanan yang sama pada satu tahun kemudian.

Baik kata sandi, pembaruan sistem anda atau ponsel anda, kita harus melakukan langkah yang lebih baik ketika diminta maupun tidak, guna menjaga keamanan diri kita secara online.

Pihak Avast mengaku melihat hal ini perlu pemahaman dari masyarakat, terutama mereka yang sangat melekat dengan internet. Mereka memberikan beberapa saran untuk menjaga akun tetap aman sebagai berikut:

1. Memeriksa router. Ini adalah pintu gerbang untuk semua perangkat anda yang terhubung, dan dapat membahayakan jika kata sandi tidak aman. Jika layanan online yang pernah digunakan pernah dibobol, ada kemungkinan bahwa kata sandi tidak lagi aman. Pastikan mengubah kata sandi pada semua perangkat yang terhubung.

2. Pastikan semua perangkat yang terhubung dengan jaringan rumah telah diperbarui sesuai dengan patch perangkat lunak. Hal ini termasuk webcam, mainan yang terhubung, serta smart TV.

3. Antivirus bisa mendeteksi dan menangkal malware sebelum dia menyebabkan banyak kerusakan. Antivirus juga akan mendeteksi dan menghapus ancaman seperti keylogging malware yang dapat melacak setiap kata sandi baru yang anda buat.

4. Pilih frasa atau seri kata yang mudah diingat dan tambahkan karakter special untuk membuat kata sandi yang unik dan kompleks yang termasuk nomor, karakter, dan simbol. Hindari kombinasi yang simpel dan mudah diingat seperti menggunakan nama anda, “katasandi” atau “1234”.