BREAKINGNEWS.CO.ID - Hari pertama perluasan kebijakan ganjil genap, sebanyak 153 kendaraan baik kendaraan pribadi ataupun mobil box terkena penindakan tilang di Traffic Light (TL) Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat, Senin (9/9/2019) pagi.

"Jadi untuk hasil penindakan hari ini, ada 153 itu khusus di lalu lintas Jakarta Barat. Barang bukti yang kami sita ada SIM 122, STNKnya ada 31," jelas Kasatlantas Polres Jakbar Kompol Hari Admoko, di Jl. Tomang Raya, usai melakukan pemantauan di Trafficc Light Tomang pada Senin (9/9/2019) pagi.

 Ke 153 kendaraan tersebut sudah terjaring di lima wilayah Jakarta Barat. "Iya lima lokasi, di Pintu Besar Selatan, Gajah Mada-Hayam Muruk, kemudian di Tomang Raya, sama di S Parman. Ini kan S. Parman yang (ganjil genap) lama. Penindakan juga ada. Itu yang kita masukin," tambah Hari.

Sementara itu untuk kawasan Tomang, kendaraan yang dominan ditilang adalah kendaraan yang berbelok kiri kearah Jl. Tomang Raya dari Grogol.

Mereka kebanyakan mengaku tidak tahu menahu soal perluasan ganjil-genap yang sudah diperluas sampai ke Tomang.

Lanjut Hari, mengatakan sebanyak 153 pengendara yang ditilang masih relatif sedikit angkaya ketimbang ribuan kendaraan yang lewat.

Artinya masyarakat sudah mengetahui perluasan ganjil genap di 25 ruas jalan sudah berlaku per 9 September 2019.

"Jadi gini pagi hari ini kalau kita perhatikan semua sudah berjalan dengan baik artinya dari hasil penindakan hasil 153 itu kendaraan yang ditilang persentasinya kecil, berarti disitu masyarakat sudah tahu bahwa pemberlakuan perluasan ganjil genap itu berlaku di wilayah itu," tutup Hari.

Diketahui, dari 25 ruas jalan yang diterapkan ganjil genap melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap, Jalan Tomang Raya sendiri merupakan salah satu ruas jalan di Jakarta Barat yang terkena perluasan kawasan ganjil genap.