Adakan Nonton Film Gratis Guna Memperkenalkan Budaya Prancis Ke Indonesia

Reporter : Keyvin, Dini, Virgi, dan Naya  Suara USU, Medan. Festival Sinema Prancis berhasil digelar di kota Medan, Festival ini digelar pada 6-9 Oktober 2022 di beberapa tempat di Medan. Festival ini digelar untuk memperkenalkan film-film terbaik di Prancis. Sebelumnya festival film ini sempat dilakukan secara daring akibat pandemi, Sekarang…

Adakan Nonton Film Gratis Guna Memperkenalkan Budaya Prancis Ke Indonesia
image

Reporter : Keyvin/Dini/Virgi/Naya 

Suara USU, Medan. Festival Sinema Prancis berhasil digelar di kota Medan, Festival ini digelar pada 6-9 Oktober 2022 di beberapa tempat di Medan. Festival ini digelar untuk memperkenalkan film-film terbaik di Prancis. Sebelumnya festival film ini sempat dilakukan secara daring akibat pandemi, Sekarang festival ini kembali diadakan secara luring dan daring. Diperkirakan ada 19 film yang ditayangkan secara luring dan 5 film dilakukan secara daring di Mola TV , perkiraan tersebut dinyatakan untuk seluruh Indonesia bukan hanya kota Medan.

Poggi Kurniawan, ketua yayasan Alliance Francaise (AF) Medan menyampaikan bahwa “festival ini sudah ada di seluruh Sumatera sejak 2013, Alliance Francaise sudah sering mengadakan festival budaya dari eropa dan kali ini yang budaya nya diperkenalkan adalah Prancis. Adanya tujuannya diadakan festival ini kembali untuk memperkenalkan budaya Prancis salah satunya adalah film. Tentunya film Prancis yang ditayangkan di Indonesia ini bukan asal saja untuk ditampilkan butuh persetujuan dari pihak CANNES apakah film tersebut layak untuk ditayangkan? jika sudah masuk festival film udah masuk dalam festival CANNES itu sudh pasti filmnya berkualitas.”

Film Prancis yang sudah ditayangkan ini memiliki makna yang sangat besar, dapat dikatakan film Prancis ini mengajak orang untuk berpikir. Selain filmnya bagus dan diluar yang kita pikirkan, Festival Sinema Prancis ini memberikan akses gratis untuk setiap penonton yang ingin menonton. Tampaknya AF (Medan) berusaha membawa budaya prancis ke Indonesia sejak dulu seperti tahun sebelum-sebelumnya seperti fotografi. Acara ini bukan hanya melibatkan budaya dari Eropa saja, melainkan menyeimbangkan budaya lokal di Indonesia dengan Prancis. Jadi, bisa dikatakan walaupun kebudayaan Prancis yang diperkenalkan di Indonesia bukan berarti kebudayaan lokal tidak dipelajari .

“Berdasarkan Kriteria IFI (Institut Francis Indonesia ) tentang budaya dan bahasa, dari IFI Sendiri ini juga film-film yang layak dipertontonkan di Indonesia. Namun, banyaknya masyarakat kota Medan yang belum mengetahui festival ini menjadikna Kendala terbesarnya karena film prancis ini kurang promotion dan orang jadi kurang nya kesempatan nonton film gratis sehingga antusias masyarkat kurang” tutur bapak Poggi Kurniawan.

Untuk secara keseluruhan Festival Film Prancis ini hanya mendapatkan 8 film di Kota Medan dan tidak semua festival ini di Otoritaskan oleh AF dan IFI. Rencana festival film Prancis ini akan diadakan lagi di Mola TV secara daring dan gratis pada 14 -21 Oktober 2022 hanya khusus film Prancis termasuk hewan.

Terlebih lagi Poggy menjelaskan bahwa minimnya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap pemutaran film ini menjadi salah satu kendala yang sangat disayangkan. Karena diketahui bahwa sejumlah film Prancis terbilang jarang di putar atau lulus sensor di Indonesia. Bahkan susah di akses jika tidak melalui media platform yang resmi.

Poggy juga berharap kedepannya banyak yang mengikuti kegiatan festival sinema prancis ini, dikarenakan waktu yang terbatas, harus dimanfaatkan dan belajar bersama melalui film-film ditayangkan.

Redaktur : Fitri Dian Jannah