BREAKINGNEWS.CO.ID - Menjelang laga antara Prancis kontra Kroasia di final Piala Dunia Rusia 2018, Menteri Sosial Idrus Marham memiliki pandangan tersendiri. Menurutnya, setiap pemain itu harus memiliki kemampuan individual rata-rata pemain. Ia pun menilai jika hal itu dimiliki oleh Prancis sendiri. "Soal teori, pemain perlu memiliki kemampuan individual rata-rata. Menurut saya itu dimiliki oleh Prancis," katanya saat ditemui wartawan di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jum'at (13/7/2018).

Selain itu, ia juga berpendapat jika masing-masing pemain juga harus memiliki kerja sama. Menurutnya, kerja sama antar pemain sangat dibutuhkan dalam membangun tim yang solid. Sehingga, dengan kerja sama seperti itu, sebuah tim akan dapat dengan mudah meraih kemenangan, terutama di laga final Piala Dunia kali ini. "Yang kedua adalah kerja sama tim," ujar Idrus yang juga mantan Ketua Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) PSSI itu.

Ketiga, katanya, fisik seorang pemain itu juga sangat penting. Tanpa fisik, olahraga yang membutuhkan tenaga dan stamina tersebut pemain tidak akan mampu bermain secara maksimal. Mengingat, pada laga final tentunya akan menjadi laga penentu bagi kedua tim yang ingin meraih kemenangan. "Laga tersebut nantinya akan menjadi laga hidup mati antara kedua kesebelasan tersebut," ucap Idrus yang juga politisi Partai Golkar itu.

Keempat, lanjutnya, soal kemampuan pelatih. Kemampuan pekatih yang dimaksud itu yakni kemampuan dalam menerapkan strategi setelah mampu membaca bagaimana strategi lawan dan kekuatan yang dimiliki oleh lawan-lawannya. "Nah, kalau kita lihat disini memang Prancis. Kelemahannya yakni terlalu percaya diri. Contohnya Brazil, mereka memenuhi semua syarat ini, tapi mereka terlalu percaya diri," sebutnya.

Ia menilai jika Brazil yang berjuluk tim Samba tersebut punya kemampuan. Namun, karena mereka terlalu percaya diri dan akibatnya apa? Yang namanya Neymar itu main terlalu dimanjakan. Idrus pun mengatakan jika Prancis ingin memenangkan laga tersebut, maka mereka harus menjaga ritme pertandingan, dan tidak terlalu percaya diri. "Dengan cara itu, Prancis pasti menang. Tapi jangan lupa, Kroasia itu memiliki semangat yang tinggi. Dan grafiknya, Kroasia juga semakin tinggi. Itu saja catatan saya," ungkapnya. "Saya kira, kalau melihat permainan yang ada, yang pasti masing-masing pihak akan melakukwn pertahanan, terlebih Kroasia. Tapi Prancis kan memiliki beberapa pemain yang bagus, pasti akan mencoba ritme permainan yang sedikit menyerang. Maka prediksi saya skornya 2-1 untuk Prancis. Tapi dengan catatan yang tadi itu," imbuhnya.